MERAUKE - Di tengah bentang alam perbatasan yang menantang, prajurit TNI dari Satgas Pamtas Statis RI–PNG Yonif 143/TWEJ, tepatnya melalui Pos Bupul 13, tak hanya menjaga kedaulatan negara. Mereka juga menabur benih harapan melalui program ketahanan pangan yang menyentuh langsung hati masyarakat Kampung Kirely, Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Rabu (08/04/2026).
Inisiatif brilian ini lahir dari semangat swasembada pangan yang dipelopori oleh para prajurit. Lahan tidur yang tadinya terbengkalai kini disulap menjadi kebun hijau yang subur, menghasilkan aneka sayuran segar dan buah-buahan manis. Hasil panen ini tak hanya memenuhi kebutuhan pangan internal satuan, namun juga menjadi berkah bagi tetangga di tanah perbatasan.
Komandan Pos (Danpos) Bupul 13, Lettu Inf M. Yusuf, dengan bangga menjelaskan visi di balik gerakan ini. Ia melihat potensi besar pada setiap jengkal tanah yang sebelumnya tak termanfaatkan.
"Kami berupaya mengubah lahan kosong menjadi kebun yang produktif. Hasilnya tidak hanya untuk kebutuhan anggota, tetapi juga kami bagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan, " ujarnya dengan penuh semangat.
Lebih dari sekadar berbagi hasil panen, langkah ini merupakan wujud nyata kontribusi TNI dalam memperkuat kemandirian pangan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat di garis depan bangsa.
"Melalui program ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi lokal, " tambahnya, menyiratkan harapan besar untuk masa depan Kampung Kirely.
Kegiatan pembinaan teritorial (Binter) yang dijalankan dengan hati ini disambut hangat oleh warga Kampung Kirely. Kehadiran Satgas Yonif 143 tak hanya memberikan rasa aman lahiriah, tetapi juga menghadirkan dampak positif yang terasa langsung dalam denyut nadi sosial dan ekonomi masyarakat.
Program pemanfaatan lahan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI bukan sekadar garda terdepan penjaga kedaulatan, tetapi juga mitra strategis yang hadir membawa solusi riil bagi setiap tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama di daerah perbatasan yang membutuhkan sentuhan kepedulian ekstra.
(PERS)

Updates.